Berdakwah dengan Penuh Hikmah

Berdakwah dengan Penuh Hikmah oleh Syaikhoh Ummu Mu’ad حفظها الله تعالى
Penerjemah:
Ustadzah Yasaroh
Ustadzah Imroatul Azizah
Ustadzah Najah Sungkar
Berdakwah dengan hati akan sampai kehati.
Sesungguhnya dzikir kepada Alloh dan juga tasbih akan menguatkn seorang da’i dalam berdakwah kepada Alloh.
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasûlullâh itu suri teladan yang baik.
Teladan kita adalah Rasulullah dan para Shahabat.
Jika kita ingin berdakwah kepada seseorang dan mnjlskn kepada mereka tentang bid’ah dll maka kita hndaknya kita berdoa dalam sholat agar dakwah kita diterima jika dakwah kita diterima ini menunjukkan dikabulkan doa kita.
Mohonkanlah Ampunan kepada Allah untuk orang orang yang kita ajak dalam kebenaran.
Dan hendaknya seorang da’i senantiasa memintakan ampun kepada orang yang di dakwah.
Dan hendaknya kita jujur dalam mendoakan orang yang kita dakwah.
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (QS Ali Imran ayat 159).
Dan hendaknya seorang da’i menghiasi dg akhlak yang baik dan wajah yang berseri seri.
Jika Allah menerima dakwah kita, maka kita akan ditolong oleh Allah.
Dan janganlah kita mendholimi orang yang kita dakwahi.
Dan doakanlah manusia untuk mendapatkan semua kebaikan.
Perbanyaklah mendoakan kebaikan kepada orang lain maka kita akan didoakan malaikat untuk mendapatkan yang semisalnya dan lebih baik lagi.
Ingatlah ya Akhwat, ketika kita berdakwah kita akan mendapatkan pahala dari orang orang yang kita ajak.
Kita memohon kepada Allah agar memberikan taufik kepada kita dalam dakwah.
Orang Shalih melakukan kebaikan untuk dirinya, sedangkan Penyeru Kebaikan (Mushlih) mengerjakan kebaikan untuk dirinya dan untuk orang lain.